BANDUNG– Partai Demokrat Jawa Barat menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) 2025. Acara tersebut dihadiri ketua dan sekretaris dari 27 DPC se-Jawa Barat. Juga seluruh unsur pengurus DPD Partai Demokrat Jabar di bawah nakhoda Anton Sukartono Suratto.
Kegiatan tahunan untuk menetapkan program kerja tersebut dilaksanakan di Grand Hotel Preanger, Jl Asia Afrika, Kota Bandung. Acara dibuka Muhammad Handarujati Kalamullah, sekretaris DPD Demokrat Jabar.
“Kang Anton masih dalam perjalanan dari Jakarta bersama Pak Sekjen. Jadi saya diminta membuka Rakerda,” ujar Androe, panggilan Muhammad Handarujati Kalamullah, Senin (7/7/2025).

Seluruh pengurus utama Demokrat Jabar hadir. Selain Anton dan Androe, juga hadir dr Ratnawati, bendahara DPD yang juga ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) di DPRD Provinsi Jawa Barat. Lalu, Zulkifli Chaniago (ketua Wantim) dan Herlas Juniar (ketua Wanhor).
Delapan anggota FPD di legislatif Jabar juga hadir. Lalu para kepala badan di DPD Partai Demokrat Jabar. Termasuk wajah baru hasil reshuffle kepengurusan berdasarkan SK No 12 dari DPP Partai Demokrat, tertanggal 16 Juni 2025.
Mereka adalah Ahmad Bajuri (kepala BPOKK), M. Hailuki (kepala Bakomstra), Zoelkifli M. Adam (kepala BPJK), dan Leksadharma Kengsiswoyo (kepala BHPP). Lalu, yang menempati pos baru seperti Maulana Hasanuddin (kepala Badiklat) dan Jenal Arifin (kepala Bappilu).
Berikutnya Indra Azis (kepala Badan Logistik Partai), Yamin (kepala Badan Saksi), Abdul Holik (kepala Balitbang), dan dr Sahroni (kepala BPPM). Sementara Najmul Ma’arif di pos direktur eksekutif DPD Partai Demokrat Jabar.
“Matahari cuma satu yaitu Pak Anton untuk tingkatan DPD Jabar. Seperti halnya Mas AHY di DPP Partai Demokrat,” tegas Androe.
Androe minta para kader solid dan kompak. Jangan cakar-cakaran di dalam dan merusak organisasi. “Kalau ada masalah silakan sampaikan. Jangan ribut di luar. Kita punya Wanhor, bisa minta rapat pleno atau penjelasan di forum Rakerda ini,” tandasnya.

Di forum Rakerda, kemudian para kepala Badan memaparkan masing-masing program unggulan. Dalam enam bulan ke depan ada sejumlah kegiatan yang diputuskan.
Antara lain, penilaian DPC (dewan pimpinan cabang) tergiat, FYP Demokrat Forum, jambore kader, sunatan masal, pendidikan politik, dan Jabar mem-Biru.
Di bagian akhir Rakerda, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron tampil menyampaikan isu strategis nasional. Juga pesan dan perintah khusus dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi mengisi materi di akhir acara. Yakni terkait putusan MK soal pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu lokal.
“Kang Dede Yusuf adalah wakil ketua umum yang ditugaskan Ketum AHY mengawal pemenangan pemilu,” jelas Kang Hero, panggilan Herman Khaeron.
Hal itu tak lepas dari posisi Dede Yusuf yang juga menjabat wakil ketua Komisi II DPR. Selain mitra penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu, DKPP), Komisi tersebut lagi menyiapkan revisi undang-undang partai politik dan kepemiluan. (R-03)


