BANDUNG– Sebuah capaian positif ditorehkan Partai Demokrat. Hasil survei dari lembaga Muda Bicara ID, Demokrat melesat di urutan tiga besar sebagai partai berkinerja terbaik di parlemen.
Survei dilaksanakan selama Maret 2026 dengan sampel 800 responden dari 38 provinsi di Indonesia. Survei untuk memotret persepsi politik anak muda dari generasi milenial dan generasi Z (gen-Z) terhadap kehidupan politik nasional.
Hasilnya, Partai Demokrat bersama Partai Gerindra dan PDIP berada di zona tiga besar partai politik berkinerja top di parlemen. Gerindra berada di Pamuncak dengan 26,7 persen. Lalu diikuti PDIP 13,6 persen dan Demokrat 11,1 persen.
Dari sembilan partai politik yang ada di DPR RI, urutan berikutnya di bawah Demokrat adalah PAN dengan 7,2 persen. Lalu, PKB di urutan enam dengan 6,9 persen.
Berikutnya di tiga urutan bawah ada PKS dengan 5,5 persen, Partai Golkar 5,8 persen, dan Partai Nasdem di urutan paling buncit dengan 3,2 persen.
Melesatnya posisi Demokrat di urutan tiga besar sungguh sebuah capaian tidak mudah. Hal itu terkait dengan kinerja 44 anggota DPR RI yang selama ini menjadi corong partai di Senayan.
Capaian itu tak lepas juga dari persepsi positif dari sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum Partai Demokrat. Hal itu tergambar dari survei Muda Bicara ID yang menempatkan AHY sebagai menteri berkinerja terbaik.
Skor AHY sebagai Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan hanya terpaut tipis dari Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya di puncak dengan 18,50 persen, sementara AHY dengan 17,80 persen.
Muda Bicara ID juga memotret 10 tokoh yang layak jadi calon wakil presiden (Cawapres) untuk berdampingan dengan Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya AHY di urutan teratas dengan 17,80 persen. Lalu disusul Gibran Rakabuming Raka 17,10 persen dan di posisi tiga ada Dedi Mulyadi dengan 16,80 persen.
Sementara itu, soal pendidikan menjadi sektor paling memuaskan bagi anak muda. Skornya 64,13 persen menyatakan puas. Sedangkan responden yang menyatakan tidak puas tercatat 35,80 persen.
Dengan satu catatan besar sektor ketenagakerjaan dan lapangan kerja menjadi “tanda merah” bagi generasi muda. Kalangan anak muda paling cemas dengan sektor ini karena hanya 46,40 persen saja yang menyatakan puas. Sebaliknya ada 53,60 persen responden yang menyatakan tidak puas dengan sektor ketenagakerjaan dan lapangan kerja.
Raport merah berikutnya yang di bawah kepuasan 50 persen adalah sektor luar negeri dan diplomasi internasional, yaitu 48,96 persen. Lalu sektor penegakan hukum dan keadilan 46,58 persen. (R-03)


