Wakil Bupati Pangandaran Blak-blakkan Soal AHY dan Minat Masuk Demokrat

BANDUNG– Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono bikin pengakuan mengejutkan. Dia menyatakan ada opsi masuk Partai Demokrati meskipun ada tawaran dari partai lain.

Hal itu disampaikan Ino saat menghadiri Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang dilakukan DPD Partai Demokrat Jawa Barat, di Pantai Batuhiu, Parigi, Pangandaran (28/8/2026). Di acara tersebut Ino mengenang nice story bersama Partai Demokrat dan SBY.

“Tahun 2004 saya ini memilih Partai Demokrat dan memilih Pak SBY sebagai calon presiden,” kenangnya.

Dia punya irisan panjang dengan Demokrat, termasuk sukses dirinya sebagai pengusaha. Begitu pun karier politiknya belakangan, termasuk saat jabat wakil bupati periode 2025-2030 berpasangan dengan Citra Pitriyami.

“Saya sukses sebagai pengusaha juga saat Pak SBY jadi presiden. Cuma dulu saya tidak tahu politik. Dan yang datang pertama mengajak masuk partai saat itu adalah PAN,” ungkapnya.

Pada 2011, Ino jadi ketua DPD PAN Pangandaran. Lalu hasil Pemilu 2014 mengantarkan dirinya jadi wakil ketua DPRD. Lalu maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2015. Namun belum berhasil. Kemudian 2018 dia mengundurkan diri dari PAN.

“Saya sebetulnya tertarik di Demokrat,” kata Ino.

Meski demikian, ketertarikan tersebut belum berujung pada keputusan untuk menjadi kader Demokrat. Ino menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih membuka komunikasi dengan sejumlah partai politik.

Ia mengungkapkan, komunikasi politik telah dilakukan dengan beberapa partai, termasuk Demokrat, PKB, PAN, hingga PSI.

“Saya sudah diskusi ke partai mana pun. Bahkan, di Demokrat itu malah langsung saya dengan Ketua Bappilu, Pak Iftitah. Kalau ke PKB, ke mana-mana, ke PAN sudah. Ke PSI pun sudah ke Solo (bertemu Jokowi),” ujarnya.

Terikat Memori Era SBY

Ketertarikan Ino terhadap Demokrat ternyata memiliki latar belakang tersendiri. Ia mengaku memiliki kenangan kuat dengan masa pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut Ino, salah satu momentum penting dalam perjalanan Pangandaran terjadi ketika SBY menjabat sebagai presiden. Saat itu, perjuangan pemekaran Pangandaran menjadi kabupaten akhirnya membuahkan hasil.

“Masa kejayaan saya dulu waktu jadi ketua Gabungan Anak Selatan, Pangandaran itu dimekarkan di zaman SBY,” ungkapnya.

Tidak hanya terkait pemekaran wilayah, Ino juga mengaitkan masa pemerintahan SBY dengan perjalanan dirinya sebagai seorang pengusaha.

Ia mengatakan, perkembangan karier bisnisnya hingga dikenal sebagai pengusaha sukses di daerah juga terjadi pada era tersebut.

“Saya jadi pengusaha, termasuk kalau di kampung itu pengusaha sukses, di zaman Pak SBY. Ya, jadi saya merinding sebetulnya,” tuturnya.

Meski memiliki kedekatan emosional dengan era SBY, Ino menjelaskan bahwa dirinya kala itu belum terjun ke dunia politik. Ia kemudian memilih bergabung dengan PAN setelah mendapatkan ajakan dari kader partai tersebut.

“Maka pada akhirnya yang ngajaknya orang PAN, maka saya ikut di PAN,” ucapnya.

Beri Pujian untuk AHY

Selain memiliki ketertarikan terhadap Demokrat, Ino juga secara khusus menyampaikan apresiasinya terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurutnya, sosok AHY yang masih relatif muda menjadi salah satu hal yang membuatnya tertarik. “Saya tadi kan di pidato, saya senang dengan AHY,” tambahnya Ino.

Ia kemudian memuji latar belakang serta sosok AHY. “Karena satu masih muda, tinggi besar, ganteng, ditambah dia itu seorang doktor dengan dua gelar master luar negeri. Luar biasa,” lanjutnya.

Meski sinyal kedekatan dengan Demokrat semakin terlihat, Ino kembali menegaskan bahwa belum ada keputusan final mengenai pilihan politiknya. “Sampai hari ini saya belum mutusin,” pungkasnya.

Ketua terpilih DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono mengaku senang jika kemudian Ino Darsono berlabuh di Demokrat. Dipastikan dapat posisi terhormat dan peran strategis.

“Dua jam tadi malam saya diskusi dengan Pak Ino. Banyak pencerahan. Saya yang sudah empat periode di DPR saja belum semahir Ino,” seloroh Anton.

Anton juga telah silaturahmi dengan Susi Pudjiastuti, tokoh nasional asli Pangandaran. Diharapkan nanti ada kejutan sehingga Demokrat catat rekor. Yakni pecah telor, yaitu dapat kursi di DPRD Pangandaran. (R-03)

Leave a Reply