BANDUNG– Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menggelar pertemuan dengan Fraksi Partai Demokrat (FPD) se-Jawa Barat. Hadir semua unsur FPD baik DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, dan DPR RI.
Salah satu yang hadir adalah Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Anton Sukartono Suratto. “Alhamdulillaah saya bisa hadir dalam silaturahmi ini. Sempat kejar-kejaran waktu karena pesawat delay dua jam,” ujar Anton Suratto di El Royal Hotel Bandung, Minggu malam (27/9/2026).
Anton sebelumnya berada di Yogyakarta untuk kunjungan kerja. Dia cepat balik ke Bandung untuk mengejar acara silaturrahmi FPD se-Jabar dengan Ibas, panggilan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Enam anggota FPD DPR dari Jabar hadir lengkap. Selain Anton adalah Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron yang juga anggota Komisi VI DPR (Jabar VIII).
Lalu, Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan Effendi (Jabar II). Kemudian Iman Adinugraha (Jabar IV), Cellica Nurrachadiana (Jabar VII), dan Fathi (Jabar I).
Jajaran FPD di DPRD Provinsi Jabar juga hadir di bawah nakhoda dr Ratnawati. Legislator dari kabupaten/kota juga lengkap, seperti M. Hailuki (Kabupaten Bandung), Muhammad Handarujati Kalamullah (Kota Cirebon), Sofwan Ismail (Ciamis), Anita Primasari (Kota Bogor), dan Endah Winarti (Depok).

Sementara para ketua DPC Partai Demokrat, antara lain, Anjar Asmara (Ciamis), Romli (Kab Bekasi), Saeful Bachri (Kabupaten Bandung), Lilis Boy (Cianjur), dan Willy Jordan (Sumedang).
Di hadapan para ketua DPC dan anggota FPD se-Jabar, Ibas menyebut peran strategis Jawa Barat dalam penentuan kemenangan di Pemilu mendatang. Dia berharap seluruh kader, pengurus, dan anggota FPD kompak, solid, dan loyal dengan kepemimpinan Partai Demokrat di semua tingkatan.
“Dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan selamat kepada Kang Anton Suratto yang telah ditetapkan kembali untuk memimpin Partai Demokrat di Jawa Barat untuk periode lima tahun ke depan,” ucap Ibas yang juga ketua FPD DPRD RI ini.

Ibas juga minta para anggota FPD terus dekat dengan rakyat. Dengan begitu para wakil rakyat dari Demokrat bisa menyuarakan setiap pikiran, harapan, dan masalah yang dihadapi rakyat secara riil. (R-03)

