BANDUNG– Momen pendidikan politik (Dikpol) Partai Demokrat Jawa Barat kali ini agak lain. Terasa beda karena bergabungnya salah satu tokoh asal Garut ke Partai Demokrat.
Namanya Aceng Fikri. Dia adalah bupati ke-24 Garut. Aceng Fikri langsung dapat kartu tanda anggota (KTA) Partai Demokrat dan diserahkan langsung Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron.
“Selamat bergabung dan berkiprah bersama Partai Demokrat,” ucap Kang Hero, panggilan Herman Khaeron saat menyerahkan KTA, Minggu (27/4/2025).
Aceng Fikri terpilih jadi bupati Garut pada 2008 dari jalur perseorangan. Lalu, pada 2014 masuk Senayan sebagai anggota DPD RI. Kemudian masuk partai politik dan jadi ketua DPD Hanura Jawa Barat. Dan, saat ini resmi bergabung Demokrat.

Turut menyaksikan pejabat utama DPD Partai Demokrat Jabar. Antara lain, Anton Sukartono Suratto (ketua), dr Ratnawati (bendahara), dan Ahmad Bajuri (kepala BPOKK).
Acara yang digelar di Kantor DPC Partai Demokrat Garut tersebut dihadiri juga Bupati Abdusy Syakur Amin. Kegiatan berlangsung hangat karena masih dalam momen halal bihalal.
Para kader Demokrat hadir lengkap mulai pengurus DPC (dewan pimpinan cabang), dan dewan pimpinan anak cabang (DPAC). Termasuk empat anggota DPRD Garut.
“Saya doakan anggota DPRD yang sekarang maju kembali dan nanti terpilih lagi. Yang belum terpilih saat ini nanti maju lagi dan bisa terpilih,” ujar Anton Suratto.
Pimpinan Komisi I DPR RI ini menargetkan kursi DPRD Garut naik 100 persen. Dari tiga kursi saat ini jadi delapan pada Pemilu 2029.
Momen penting lainnya adalah penyerahan sertipikat tanah yang di atasnya kini berdiri gedung Kantor DPC Demokrat Garut. Gedung tersebut kini resmi jadi aset Partai Demokrat.

Sertifikat diserahkan oleh H. Aman (ketua DPC) kepada Kang Hero atas nama DPP Partai Demokrat. Sejak saat ini dan seterusnya Demokrat Garut tidak akan berpindah-pindah. Karena sudah resmi jadi aset Partai Demokrat. (R-03)


