Demokrat Jabar Gelar Dikpol Lagi Bagi Para Kader Karawang, Ini Targetnya

BANDUNG-– Partai Demokrat Jawa Barat kembali menggelar pendidikan politik (Dikpol). Kali ini bagi kader dan pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang.

Dikpol tersebut digelar di Ciater, Subang, pada Sabtu (26/7/2025). Hadir dan tampil sebagai narasumber pengurus utama DPD Partai Demokrat Jabar. Yaitu Jenal Arifin (kepala Bappilu), Maulana Hasanuddin (kepala Badiklat), dan Nanat Najmul Ma’arif (direktur eksekutif).

Pendi Anwar, ketua DPC Partai Demokrat Karawang mengucapkan terima kasih kepada DPD sehingga para kadernya bisa kembali ikut Dikpol. Dia berharap para peserta serius mengikuti Dikpol dari awal sampai akhir.

“Kegiatan ini tidak hanya seremonial rutin, melainkan bagian dari upaya sistematis Partai Demokrat dalam membangun barisan kader yang solid, cerdas, dan siap menghadapi dinamika perpolitikan nasional,” ujar Pendi Anwar.

Menurut ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Karawang ini, para kader harus siap menyongsong kemenangan kembali. Yakni pada Pemilu 2029 dan 2031.

“Kemenangan politik di masa depan membutuhkan jaringan politik yang solid dan kerja-kerja politik yang terorganisir baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badiklat Demokrat Jabar Maulana Hasanuddin menyebut kegiatan di Ciater, Subang adalah Dikpol ke-20 yang digelar rutin oleh DPD (dewan pimpinan daerah).

Menurut Kang MH, panggilan Maulana Hasanuddin, Badan Doktrin, Pendidikan & Pelatihan Daerah (Badiklatda) punya peran strategis. Yakni dalam rangka implementasi 10 Program Umum Partai Demokrat 2025-2030.

Khususnya nomor dua, yaitu membangun SDM yang loyal, tangguh & kompeten. “Dikpol ini menjadi sarana untuk memperkuat doktrinasi agar para kader punya rasa memiliki terhadap partai dan upaya konsolidasi organisasi,” tegasnya.

Diharapkan, para kader dan pengurus di Karawang makin siap meraih hasil maksimal pada Pemilu 2029. Apalagi Karawang selama ini dikenal sebagai “Daerah Biru” karena jejak kemenangan Demokrat yang kuat.

Selain pernah berjaya dalam pemilu legislatif dan pilkada, Karawang juga jadi lumbung suara Demokrat. Kader Demokrat meraih kursi wakil bupati, lalu jadi bupati selama dua periode. Berikutnya, pada Pemilu 2019 kursi ketua DPRD juga direbut Demokrat.

Oleh karena itu, para kader kembali harus merebut kemenangan. Caranya dengan kerja-kerja politik yang terus dimaksimalkan.

“Kita bergerak bersama membangun citra partai yang lebih baik agar kita merebut kembali pucuk kepemimpinan di eksekutif dan legislatif,” tandas Maulana Hasanuddin. (R-03)

Leave a Reply