BANDUNG– Satu lagi kader Partai Demokrat meraih gelar akademik tertinggi di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Kali ini dicapai oleh Sigit Raditya.
Sigit adalah direktur eksekutif (DE) DPP Partai Demokrat. Dia juga salah satu staf khusus di Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
“Hari ini kita kembali menjadi saksi sebuah pencapaian tertinggi secara akademis sahabat kita semua, Doktor Sigit Raditya,” ucap Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Kampus Unpad Bandung, Kamis (14/8/2025).

Selain AHY, sidang terbuka disertasi yang ditempuh Sigit tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting. Tampak Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Lalu, hadir juga Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron.
Sejumlah kader Partai Demokrat juga kelihatan ikut menyaksikan promosi doktoral tersebut. Antara lain, Anton Sukartono Suratto (ketua DPD), dr Ratnawati (bendahara DPD), Saeful Bachri (sekretaris FPD DPRD Jabar) dan M. Hailuki (wakil ketua DPRD Kabupaten Bandung).
“Kami semua mengucapkan selamat dengan penuh rasa bangga, sukacita, dan haru karena apa yang tadi telah dicapai dan telah dilalui merupakan sebuah proses panjang dan kerja keras,” puji AHY.
Sama seperti AHY, Sigit Raditya juga lulusan SMA Taruna Nusantara di Magelang, Jateng. Sigit tokoh kelahiran Tegal, 16 Mei 1979.

Setelah 19 tahun mengabdi di militer, Sigit pensiun dini pada 2019 dengan pangkat terakhir letnan kolonel dari posisi Danyonif 312/Kala Hitam, Subang.
“Insya Allah, ilmu yang didapatkan menghadirkan kebaikan dan keberkahan untuk kita semua untuk masyarakat bangsa dan negara,” papar AHY.
Tak lupa ketua umum Partai Demokrat itu berharap agar Sigit tetap rendah hati. Dan terus bekerja keras untuk tugas-tugas berat berikutnya.
“Keep inspiring dan teruslah menjadi sikap yang saya kenal sejak dulu,” ucap AHY.

Bulan lalu, tepatnya 11 Juli 2025, Iftitah Sulaiman juga meraih gelar doktor dari FISIP Unpad. Sementara AHY meraih doktor dalam bidang pengembangan sumber daya manusia di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. (R-03)


