BANDUNG– Tahu potensi kreatif anak muda. Lalu dipanggil dan diberi tantangan. Itulah yang dilakukan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Karya seni indah ini bukan sekadar estetika, melainkan cerminan dari visi besar Kabinet Merah Putih dalam membangun negeri,” ujar AHY saat meresmikan karya seni mural di Kantor Kemenko Infra, Jakarta (29/6/2026).
Sebelumnya AHY mengundang Surya Adi Rahman, seorang seniman asal Semarang dan tim Mural Adeco ke kantornya. Saat itu AHY mengaku sering mengamati karya-karya anak muda Adeco di media sosialnya.

Merasa tertarik, ketua umum Partai Demokrat itu kemudian mengundang Surya Adi Rahman untuk diskusi. Di kesempatan itu AHY lantas memberi challenge untuk membuatkan mural di gedung kementeriannya.
Kebetulan ada sebuah bidang dinding yang selama ini kosong. AHY ingin tim Adeco membuat sebuah mural di dinding tersebut yang menggambarkan lingkup tugas Kemenko Infrastruktur.
Yakni tugas-tugas kementerian di bawah koordinasi AHY yang meliputi agraria dan tata ruang, pekerjaan umum, perumahan dan pemukiman, perhubungan, dan transmigrasi. Tantangan itu pun direspons Surya Adi dkk. Jadilah sebuah mural yang keren di Kantor Kemenko Infrastruktur.

“Mural ini menjadi pengingat bahwa setiap jengkal infrastruktur yang kita bangun harus berdampak langsung bagi petani, nelayan, UMKM, dan seluruh rakyat Indonesia,” ungkap AHY.
Prinsip yang dipegang, lanjut AHY, adalah infrastruktur yang berkeadilan dan berkelanjutan. Infrastruktur yang dibangun hari ini adalah warisan anak cucu kita 10-15 tahun, hingga 20 tahun mendatang.
AHY meyakini, paparnya, pembangunan bukan hanya soal beton, baja, dan aspal. Pembangunan juga soal cerita, harapan, dan manusia yang merasakan manfaatnya.

“Terima kasih kepada Mas Surya Adi Rahman dan tim Mural Adeco atas karyanya yang luar biasa. Mari kita jaga semangat untuk terus mengawal pembangunan Indonesia di seluruh pelosok Indonesia,” jelas AHY.
Semoga karya mural tersebut, lanjut AHY, jadi bentuk apresiasi atas kreativitas anak bangsa. Sekaligus mengajak semua pihak untuk menjaga ruang-ruang publik dari vandalisme.

“Karena kota yang indah adalah cerminan masyarakat yang menghargai karya dan kebersamaan,” tandas AHY. (R-03)


