BANDUNG– Nakhoda Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akhirnya berganti. Presiden Prabowo Subianto melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto jadi Kapolri Baru, menggantikan Listyo Sigit Prabowo yang hampir enam tahun pegang komando Kepolisian.
Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Anton Sukartono Suratto punya cerita sendiri dengan sosok Kapolri baru. Oleh karenanya Anton beri catatan khusus dengan Suyudi Ario Seto.
“Saya pribadi dan keluarga besar Partai Demokrat Jawa Barat menyambut baik serta memberikan dukungan penuh. Kami mendoakan semoga beliau selalu diberi kekuatan dan kemudahan dalam mengemban amanah,” tulis Anton di laman media sosialnya (1/9/2026).
Anton yang juga kakak kandung dari Brigjen Pol Budi Sartono ini mengaku senang dengan terpilihnya Kapolri baru. Apalagi adik kandung Anton adalah salah satu direktur di BNN (Badan Narkotika Nasional), lembaga negara yang sebelumnya dipimpin Suyudi Ario Seto sebelum jadi Kapolri.
“Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat, saya melihat posisi ini sebagai amanah besar yang strategis untuk menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di tanah air,” tegas Anton mengenai jabatan baru Suyudi sebagai Kapolri.
Sinergi antara lembaga negara, penegak hukum, dan masyarakat, menurut Anton, sangat krusial agar Indonesia senantiasa aman dan kondusif.
“Mari kita dukung bersama agar Beliau (Kapolri baru) senantiasa diberikan kesehatan, ketegasan, dan kebijaksanaan dalam memimpin Korps Bhayangkara menuju institusi yang semakin profesional dan dicintai masyarakat,” ungkap Anton.
Story antara Anton dan Suyudi juga terpatri saat jenderal kelahiran Banten itu pernah menjabat Kapolres Kabupaten Bogor. Yakni pada 2015-2016. Saat itu Anton masih jadi ketua DPC Partai Demokrat, sekaligus anggota DPR RI dari dapil Jabar V yang meliputi Kabupaten Bogor. (R-03)

